Karena kesibukan yang semakin padat, cukup lama saya tidak mengupdate blog saya ini. Beberapa hari yang lalu saya sering mendapatkan email yang intinya menanyakan tentang bagaimana cara memperoleh uang dari internet, bahkan tidak jarang pula yang menganggap bahwa berbisnis di internet hanyalh bisnis tipu-tipu belaka.Alhasil, saya pun tertarik untuk menulisnya dalam sebuah e-book. Dan e-book ini saya bagikan secara cuma-cuma kepada pembaca blog ini.Dalam e-book yang berjudul "Membidik Peluang Bisnis di Internet" ini, saya mengulas tentang peluang-peluang bisnis apa saja yang sekiranya prospektif untuk menambah pundi-pundi penghasilan. Jika anda tertarik, silahkan klik gambar di bawah ini:

Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film yang berjudul "The Bucket List".Film ini bercerita tentang pertemuan dua orang pria - Carter (Morgan Freeman) dan Edward (Jack Nicholson) di sebuah rumah sakit. Latar belakang mereka yang berbeda tidak menyurutkan pertemuan mereka yang sama-sama menderita penyakit kanker.Edward adalah pemilik dari rumah sakit tersebut, sedangkan Carter adalah seorang montir. Tapi pada akhirnya mereka menjadi bersahabat tanpa disengaja karena aturan dari Edward pada rumah sakitnya yang mengatakan bahwa dalam 1 kamar ada 2 pasien.Penderitaan karena sakit kanker yang mereka alami berdua justru kian mengakrabkan mereka berdua. Bermain kartu, bahkan saling mengejek diantara 2 kakek ini sering terjadi. Tapi ejekan yang cerdas dan punya arti filosofi dalam dan itu adalah untuk kehidupan. Sampai pada akhirnya carter membuat sebuah daftar yang ditulisnya dalam kertas berwarna kuning mengenai apa saja yang diinginkan dan dicapainya. Tanpa sengaja Edward menemukan kertas dan membacanya .Vonis hidup mereka berdua (Edward dan Carter) sudah ditentukan. Hidup mereka tinggal 6 bulan. Edward yang memerankan karakter seseorang penuh kontroversi membuat sebuah ide bagaimana kita mencoba melakukan kegiatan yang memang kita inginkan, tapi belum tercapai sebelum kita mati. Sebuah ide yang awalnya ditolak oleh Carter. Karena Carter adalah orang yang hidup dalam filosofis lurus. Tapi Edward dengan pintar mencoba meyakinkan bahwa itu bukanlah hal yang sebenarnya diinginkan oleh Carter. Di dalam hati yang paling dalamnya sebenarnya Carter ingin sekali menggapai apa yang ia inginkan sebelum nyawanya lenyap dari raga.Berbagai keinginan dari Carter dan Edward yang tertulis di kertas kuning itu lah yang coba mereka wujudkan. Diantaranya adalah terjun payung, balapan dengan mobil shelby, ke mesir dan mendaki pegunungan himalaya. Selama perjalanan itulah proses keduanya mempelajari hidup mereka kembali terulang. Ada beberapa rahasia di masing-masing pribadi mereka yang tidak terungkap dan diantaranya dimasukkan ke dalam kertas kuning itu sebagai sesuatu yang harus dilakukan sebelum mereka meninggal.Diantara mereka masing-masing ada yang mencoba menyangkal bahwa mereka tidak bisa melakukan itu karena itu adalah bukan diri mereka. Terutama Edward, ketika dia harus mengunjungi seseorang yang sangat dicintainya (anaknya) tapi mereka harus berpisah. Dan Edward tidak mau mengakui bahwa dia sangat ingin bertemu dengan orang yang dia cintai ituSebuah perjalanan yang mencoba menceritakan tentang hal-hal dalam kehidupan yang dikombinasikan dengan dialog-dialog segar diantara 2 aktor senior (Jack Nicholson dan Morgan Freeman) ini, memberikan suatu pelajaran bagi saya.Selain pelajaran tentang keindahan hidup, film ini juga mengajarkan tentang tekad dalam menggapai impian. Selama kita masih diberi waktu untuk meraih impian, gunakanlah semaksimal mungkin. Whatever it takes, Never Give Up to fulfill your dreams!!!